Sinopsis
Pembaca pertama-tama haruslah meringkas kisah dalam teks. Yang perlu diringkas adalah apa yang terjadi, siapakah tokoh-tokoh utama kisah, bagaimana suatu kejadian dimulai, manakah moment-moment pokok dalam dinamika kisah, manakah kejadian inti dan manakah yang merupakan sampingan namun memiliki pengaruh langsung terhadap kejadian inti, bagaimana kisah ini berakhir dan apa perbedaan antara awal dan akhir kisah.
Aplikasi:
Carlos adalah seorang lelaki asing berumur 52 tahun. Ia datang ke Viscos untuk mencari jawaban akan teori kebenaran yang ia temukan. Di sana, ia bertemu dengan Chantal seorang pelayan bar, di hotel tempat ia menginap. Carlos menunjukkan kepada Chantal sebelas batang emas. Dia mengungkapkan bahwa 10 batang emas akan menjadi milik penduduk Viscos dan sebatang sisianya menjadi milik Chantal bila dalam seminggu mereka melanggar perintah ‘jangan membunuh’. Chantal bisa saja mengambil yang satu itu, namun itu berarti dia melanggar perintah ‘jangan mencuri’.
Chantal mengalami kebingungan untuk memutuskan apakah dia harus menceritakan soal emas itu kepada seluruh penduduk Viscos. Pikirannya menjadi kacau, tidurnya pun terganggu. Di tengah pergumulan dan kebingungannya, Chantal datang kepada Berta, seorang janda tua yang setiap hari duduk di beranda rumah miliknya untuk mengamati Viscos dan menanti suaminya datang. Berta tahu apa yang dialami oleh Chantal, namun ia tidak memberikan jawaban apa-apa kepada Chantal. Ia hanya memberikan saran kepada gadis itu agar mengikuti suara alam dan membiarkan dirinya dituntun menemukan jawaban atas semua permasalahnnya.
Dalam kebingungannya apakah ia harus menceritakan emas itu atau tidak, Carlos menemuinya lagi dan menjelaskan siapakah ia sesungguhnya. Akhirnya, Chantal memutuskan untuk mengumumkan perihal emas tersebut kepada seluruh penduduk Viscos yang biasa berkumpul di bar tempat ia bekerja pada jumat malam. Setelah menceritakan hal itu, Chantal semakin tidak tenang karena ia merasa semua orang di Viscos mempersalahkannya. Hal ini berbeda dengan Carlos yang tetap tenang dengan semua rencananya.
Mendengar apa yang diceritakannya, semua penduduk Viscos menjadi gempar. Sebagian orang tidak percaya. Sebagian orang lainnya seperti Pastor, kepala desa bersama istri, tuan tanah, pandai besi dan pemilik hotel, serius memikirkan hal ini. Mereka yang percaya ini mengadakan pertemuan di Sakristi gereja untuk membahas tawaran ini. Setelah pertemuan itu, dalam perayaan misa Minggu, pastor memberikan kotbah mengenai pengorbanan. Setelah misa, diadakan pertemuan yang kedua untuk menetapkan cara dan korban yang dipilih. Sebuah kesepakatan tercapai dalam pertemuan kedua ini. Kepala desa akan mengatur pertemuan bagi seluruh penduduk laki-laki Viscos untuk menerangkan apa yang menjadi keputusan mereka. Sementara itu, Carlos bertemu lagi dengan Chantal dalam peristiwa serangan serigala di hutan.
Kepala desa menjabarkan seluruh rencana pengurbanan dalam rapat di lapangan Viscos yang diikuti oleh seluruh penduduk laki-laki. Berta ditetapkan sebagai kurban karena dipertimbangkan tidak ada yang merasa rugi kehilangan dia. Pastor mengusukan metode pengurbanan dengan cara eksekusi regu penembak sehingga tidak ada orang yang merasa bersalah. Acara pengurbanan akan diadakan di tugu Celtic pada malam hari. Pastor bersama dengan tiga orang bertugas menjemput dan membawa Berta ke tugu itu.
Seluruh penduduk, termasuk Carlos hadir untuk menyaksikan acara pengurbaan tersebut. Ketika semuanya sudah tertata rapi dan upacara pengurbanan sudah siap, Chantal maju ke depan dan menyadarkan mereka semua dengan cerita tentang raja midas dan pemikiran yang logis. Drama pengurbanan itu tidak terjadi. Viscos kembali ke situasi semula dan Chantal pada akhirnya mampu menjelasakan semua jawaban yang dicari oleh Carlos selama ini. Chantal pun dapat mewujudkan impian sejak kecilnya untuk keluar dari Viscos.
ANALISIS NARATIF
Eksposisi:
Selain sinopsis, yang perlu dilakukan sebelum menemukan dinamika alur kisah adalah membuat suatu eksposisi. Eksposisi adalah sejumlah informasi awal mengenai tokoh utama dan jalannya cerita agar narasi dapat dipahami. Umumnya, narator memberi pengantar dan keterangan sebelum aksi dimulai. Pengantar ini biasanya berupa pemaparan singkat di awal narasi. Fungsi eksposisi adalah memaparkan tokoh utama, setting dan segala hal yang berkaitan dengannya serta pemahaman kunci.
Aplikasi:
Carlos adalah nama samaran yang digunakan (hlm 20) laki-laki berumur 52 tahun. Ia datang ke Viscos pada saat musim dingin. Viscos berpenduduk 281 jiwa. Chantal adalah seorang yatim piatu yang bekerja sebagai pelayan bar di hotel setelah ditinggal mati neneknya (40-41). Carlos ingin membuktikan bahwa semua manusia “jika diberikan kondisi yang tepat, setiap manusia di muka bumi ini pasti akan bersedia melakukan kejahatan” (27).
Momen yang menggugah
Moment yang menggugah adalah saat di mana konflik untuk pertama kalinya dimunculkan dalam narasi. Moment ini diharapakan dapat mengundang minat atau rasa ingin tahu pembaca. Umumnya, moment ini merupakan isi dari berbagai keterangan yang telah diungkapkan dalam eksposisi. Moment ini mengawali komplikasi.
Aplikasi:
Carlos bertemu dengan Chantal, dan ia menunjukkan kepada Chantal sebelas batang emas. Ingin membuktikan teorinya. “kau bisa saja mencurinya kalau mau. Dan kalau kau melakukannya kau melanggar salah satu sepuluh perintah Allah itu: jangan mencuri” (30) “aku ingin kau memberitahu pada penduduk bahwa kau telah melihat sendiri emas-emas iu. Katakan aku akan memberi emas-emas itu kepada mereka dengan syarat mereka bersedia melakukan sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan.” (31) Carlos ingin penduduk desa melanggar perintah jangan membunuh. “kau boleh saja memutuskan untuk menolak membantuku, bila itu keputusanmu” (33)
Komplikasi I
Komplikasi adalah tahap di mana narator menyuguhkan suatu masalah baru yang memperumit permasalah awal. Tahap perumitan permasalahan ini dapat dituturkan melalui adegan-adegan, kata-kata atau tindakan para tokoh.
Aplikasi
Selama tiga malam Chantal tidak bisa tidur, pikirannya hanya tertuju pada emas-emas yang telah dilihatnya. Chnatal mulai berkhayal bagaimana apabila ia mengambil emas itu dan pergi dari viscos. Dalam kebimbangannya Chantal betemu dengan Berta dan tergoda untuk bercerita tentang emas-emas itu, namun ia tidak mampu (68).
Pada hari keempat, Chantal menemui Carlos atas undanganya melalui secarik kertas. Pada pertemuan kedua itu carlos menceritakan kepada Chantal siapakah dirinya yang sesungguhnya dan menceritakan pengalaman yang mendasari seluruh pencariannya (87-96). Carlos terus menekan Chantal untuk segera melakukan apa yang ia perintahkan “aku mengerti kenapa kau menunda-nunda, tapi aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Aku juga bisa mengerti bahwa, untuk bergumul dengan dirimu sendiri, kau pelu mengenalku lebih baik dan sekarang kau sudah” (97)
Klimaks
Klimaks adalah puncak komplikasi. Sang tokoh utama dapat mengalami keadaan yang terbaik atau justru sebaliknya. Permasalahan yang dibangun mencapai titik puncaknya dan menuntut penyelesaian yang sedemikian rupa. Tahap ini bisa juga berupa krisis yang menggambarkan dari perencanaan ke pelaksanaan; dari keinginan ke keterpenuhannya (decisive moment).
Aplikasi :
Pada malam harinya, Chantal menceritakan tentang emas-emas itu kepada semua penduduk Viscos yang ada di bar, termasuk Carlos (98-104) “nah, aku sudah mengatakan yang harus kukatakan” (105). Kepala desa yang hadir di bar mengacam melaporkan carlos kepada polisi, namun Carlos merasa tidak terbebani “silahkan, aku telah merekam semuanya, dan satu-satunya komentarku adalah ’Gadis itu menceritakan kisah yang bagus’” bahkan ketika diancam untuk dibunuh Carlos berkomentar “itu sama sekali bukan masalah. Tapi kalau kalian sungguh-sungguh membunuhku, itu artinya kalian melakukan tindakan kejahatan tapi tanpa mendapat imbalannya” (106). Setelah selesai membeberkan cerita itu Carlos mendekati Chantal “Terima kasih telah melakukan apa yang kuminta” (107).
Komplikasi II
Komplikasi II adalah kemunculan masalah baru yang tetap berkaitan dengan pesan utama dari suatu kisah. Tidak semua kisah memiliki komplikasi II.
Aplikasi:
Setelah melakukan permintaan Carlos, Chantal semakin tertekan. Dia merasa seolah-olah semua penduduk Viscos sekarang mengawasinya dan mempersalahkannya. “aku tidak menginginkan apa-apa, aku hanya melakukan apa yang diperintahkan laki-laki itu! Apa kalian semua sudah gila?” Pandai besi menuduh Chantal “kau yang gila. Seharusnya kau tidak menjadikan dirimu juru bicara orang sinting itu! Apa yang kau dapatkan dari semua ini?” Tidak hanya Chantal, Carlos semakin bergulat dengan iblis yang ada disampingnya “Baik itu tidak ada: kebaikan hanyalah satu dari sekian banyak wajah teror”(111). Takut, takut, takut. Hidup adalah kerajaan teror dibawah bayang-bayang pisau jagal. “manusia baik selama rasa takut itu ada.”(118)
Di tengah ketegangan Chantal menemui Berta, dan ia menemukan penghiburan “sekarang pergilah ke hutan dan jernihkan pikiranmu. Kau tahu, bukan kau masalahnya. Dan mereka juga tahu itu, tapi mereka butuh seseorang untuk disalahkan.”(125)
Setelah mendengar cerita Chantal, Pastor, kepala desa bersama istri, tuan tanah, pandai besi dan pemilik hotel berkumpul untuk membahas apa yang akan dilakukan. “dengan satu dan lain cara kita harus menyelamatkan desa ini” (139)
Ketika semua pengendali desa sibuk berkumpul, Chantal bertemu dengan Carlos tanpa sengaja di tengah hutan akibat seekor serigala. Chantal menuntut Carlos ”yah, kurasa aku pantas mendapat emas bagianku, dan aku akan megambilnya, itu kalau kau mengizinkanku.” Setelah berdebat dengan Chantal, Carlos sampai pada sebuah kesadaran ”aku tidak sedang mencoba membuktikan mansia itu jahat. Aku justru ingin membuktikan bahwa tanpa sadar aku memang mengharapkan agar semua kejadian itu menimpaku. Karena aku ini jahat, aku ini sangat hina dan pantas menerima hukuman yang diberikan kehidupan padaku” (156)
Resolusi
Resolusi adalah tahap penyelesaian konflik. Ada perubahan dari situasi yang berlawanan sebelumnya. Meski demikian penyelesaian ini belumlah final. Permasalahan pokok belum benar-benar terselesaikan secara tuntas.
Aplikasi:
Atas usulan kepala desa, pastor merancang kotbah yang bertema soal pengorbanan. “saya ulangi: pengorbanan Putera Allah menyelamatkan kita semua. Pengorbanan satu orang” (163) Sebuah afirmasi akan apa yang akan dilakukan penduduk Viscos dua hari lagi. “marilah kita berdoa dengan suara lantang, supaya Tuhan mendengarkan kita dan tahu kita melakukannya demi kebaikan Viscos” (173). Rapat kedua selesai dan Berta telah ditetapkan sebagai kurban. Alasannya adalah: “dia sudah tua, hidupnya sudah hampir berakhir, dia satu-satunya orang di desa yang tidak melakukan sesuatu yang berarti”. (179) Setelah pertemuan, kepala desa mengadakan pertemuan di lapangan untuk memaparkan semua hasil pertemuan yang telah dilakukan (209). Pastor menjelaskan metode eksekusi seperti regu penembak agar semua tidak merasa bersalah “dengan begitu kalian boleh menganggap diri kalian tak bersalah”.(212)
Kesimpulan
Di sinilah hasil akhir dari resolusi. Apa yang belum selesai itu mendapatkan titik akhirnya di sini. Biasanya tahap ini menunjukkan pada pembaca bagaimana nasib akhir tokoh utama. Dapat juga ditunjukkan pengajaran moral yang sebenarnya hendak disampaikan oleh narator kepada pembaca.
Aplikasi:
Akhirnya acara pengurbanan disiapkan, dan mengambil tempat di tugu Celtic di dalam hutan. Pastor bertugas menjemput Berta sedangkan semua penduduk bersama Carlos berjalan bersama menuju tempat tersebut (229-232). Namun sebelum semua senapan ditembakkan, Chantal maju ke depan “tunggu sebentar”(233). Chantal meminta emas itu di perlihatkan, dan setelahnya ia mengajukan beberapa gambaran apa yang akan terjadi nantinya setelah acara pengorbanan tersebut (234-242), Chantal juga menceritakan kisah raja Midas hingga pada akhirnya upacara itu tidak jadi dilaksanakan.
“aku bisa memberikamu jawaban yang kau cari-cari, kalau saja waktu itu jawaban itu terpikir olehku”. Lalu Chantal menceritakan kisah St Savin yang bertemu Ahab kepada Carlos. Chantal memberikan jawaban yang dicari Carlos selama ini bahwa semua itu adalah soal pilihan dan pengendalian diri (247).
Chantal akhirnya dapat pergi dari Viscos atas kebaikan Carlos. Berta dapat menikmati kolam buatan kepala desa untuk upah tutup mulutnya. Sebelum Chantal pergi Berta berpesan “dan sekarang kau akhirnya melakukan seperti yang kuusulkan kepadamu, anakku. Satu hal yang bisa kukatakan dengan pasti: hidup bisa terasa amat panjang atau sangat singkat, tergantung bagaimana kau menjalaninya.” (250)
Sumbangan Analisis Naratif di dalam Penafsiran
a.Mengungkapkan inti dari novel The devil and Miss Pryim yang termuat dalam sinopsis dan eksposisi tanpa harus membaca keseluruhan novel.
b.Menunjukkan hubungan antara tokoh utama Carlos dengan yang lain secara jelas.
c.Menarik minat pembaca untuk mengikuti penceritaan yang tersusun dalam tahapan-tahapan yang sedemikian rupa.
d.Memberikan beberapa tawaran nilai tanpa harus menggurui.
Kritik terhadap Pendekatan Analisis Naratif
a.Penafsiran ini sangat tergantung alur kisah, waktu, setting dan momentum. Analisis ini akan sulit diterapkan untuk model-model sastra ringkas seperti puisi, pantun dan lagu.
b.Peran tokoh utama (Carlos) dapat menutup tokoh-tokoh yang lain karena semua momentum hanya difokuskan bagi si tokoh utama saja.
Sekedar catatan:
Analisa naratif memang sangat membantu dalam usaha penafsiran. Namun analisa ini memiliki kelemahan pokok yakni peran tokoh utamanya begitu dominan sehingga dapat menutup tokoh-tokoh lain. Pembaca mungkin akan kesulitan untuk memahami posisi tokoh-tokoh yang lain. Selain itu, analisa naratif tidak secara tegas menunjukkan apa yang sebenarnya hendak dikatakan oleh teks (pesan utama kisah). Bertolak dari kritik tersebut, tulisan ini menawarkan pendekatan lain yakni analisa struktural. Dalam analisa struktural, peran-peran para tokoh akan terlihat jelas dilihat dari hubungannya dengan subjek sebagai tokoh utama. Selain itu, analisa struktural akan membantu pembaca (penafsir) menemukan semantik dan transformasi dasariah yang termuat dalam suatu teks.
Aplikasi analisa struktural dalam novel The Devil and Miss Pryim
Tiga Tes
1.Tes Kualifikasi:
Carlos menerangkan “Katakan saja aku orang yang sudah cukup lama mencari kebenaran. Akhirnya aku menemukan teorinya, tapi tidak pernah mempraktekannya” (27)“Aku menemukan bahwa jika dihadapkan pada pencobaan, kita selalu gagal.” (27) dan “Jika diberikan kondisi yang tepat manusia di muka bumi ini aka bersedia melakukan kejahatan.” (27)
Bukan masalah apa yang aku atau kau “Ini masalah membuktikan teoriku benar atau tidak. Aku telah mengalami hal-hal yang tak pernah terbayangkan oleh siapapun.” (28) tidak ada hubugannya dengan kau dan desamu ”Aku harus tahu apakah kita ini baik atau jahat” (32). Kita akan lihat “Kalau aku meninggalkan desa ini dan emasku masih utuh, maka semua yang ingin kupercaya terbukti bohong belaka.” (32)
Carlos mejelaskan dirinya kepada Chantal “Aku telah kehilangan sesuatu yang paling berharga yang dapat dimiliki oleh seorang manusia: kepercayaanku kepada sesamaku.” (94) dari semunaya satu pertanyaan saja “Aku ingin tahu apakah, jika baik dan jahat berhadap-hadapan, ada saatnya entah seperdetik lamanya, baik kemungkinan akan menang” (94-95) karena seorang filsuf pernah berkata: Untuk mencapai yang terbaik dalam dirinya manusia membutuhkan yang terburuk dalam dirinya (155)
2.Tes Pokok
“Aku terlalu lelah untuk melihat dari sudut yang lebih positif: bahwa aku gagal. Namun sekarang aku memiliki keberanian; aku telah sampai ke titik paling rendah dan menemukan di sanapun ada cahaya.” (155)
“Aku tidak sedang mencoba membuktikan mansia itu jahat. Aku justru ingin membuktikan bahwa tanpa sadar aku memamng mengharapkan agar semua kejadian itu menimpaku. Karena aku ini jahat, aku ini sangat hina dan pantas menerima hukuman yang diberikan kehidupan padaku.” (156)
3.Tes pujian
Tapi rencananya gagal. Dan sekarang sudah terlambat carlos tidak bisa mengubah keputusannya (226)
Mereka mulai meninggalkan tanah lapang, yang tua lebih dahulu, lalu yang lebih muda. (242)
“Emas ini millik” desa kata orang asing itu. (244)
“Kelihatannya aku kehilangan emas, tapi tidak menapatkan jawabannya”
“Bisakah kau memberikan jawaban itu sekarang?” (245)
Baik dan jahat bertarung dihati mereka, sama seperti di dalam setiap jiwa yang ada di muka bumi ini. (246)
Semuanya hanya masalah pengendalian diri dan pilihan. Tidak kurang tidak lebih (247)
Carlos telah mengurus semuanya, menandatangani semua dokumenyang diperlukan untuk memindahkan kepemilikan emas itu sehingga bisa dijual dan uangnya didepositokan dalam rekening Chantal. (249)
Hirarki oposisi
Ada beberapa kontras-kontas yang kerap kali muncul dalam novel ini.
ANALISIS SEMANTIK
I.Dari keempat oposisi-oposisi ini, yang menjadi payung utamanya adalah oposisi baik-jahat. Dalam keseluruhan novel, tema ini diangkat dan diterjemahkan dalam bentuk yang bervariasi
a.Oposisi baik – jahat
Dalam novel The devil and miss Prym, perlawanan antara baik jahat sudah terasa sejak awal sampai dengan akhir kisah. The devil mewujud dalam diri Carlos dan Miss Pyrm adalah Chantal. Perlawanan ini ditampilkan berulang kali baik melalui percakapan ataupun dengan gambaran situasi yang ada dalam cerita seperti berikut:
Jahat telah tiba di Viscos tidak mengubah apa-apa: iblis datang dan pergi setiap saat dan kehadiran mereka tidak mengubah apapun. (13)
Sebagai mantan katolik yang baik, Berta tidak percaya pada tahkhayul dan tradisi. Tapi Berta yakin mengenai satu hal, ia telah melihat sang iblis. Dalam wujud manusia dan berpakaian seperti musafir. (14-15)
Aku menemukan bahwa jika dihadapkan pada pencobaan, kita selalu gagal. Jika diberikan kondisi yang tepat manusia di muka bumi ini aka bersedia melakukan kejahatan.” (27)
Sepanjang hidup aku manusia yang baik sekaligus jahat, dan akulah orang yang paling tepat menjawab pertanyaanku sendiri mengenai hakekat kemanusiaan dan karena itulah aku datang kesini. (28)
Aku harus tahu apakah kita ini baik atau jahat. Kalau baik, Tuhan pasti adil dan dia akan mengampuni semua yang telah kulakukan. Kalau kita memang jahat, itu artinya apapun boleh dilakukan (32-33)
Cerita St Savin seorang yang mengasingkan diri dan Ahab seorang penjahat. Ahab akhirnya menemukan seseorang yang menganggap dirinya baik. (39-41)
Tidak ada namanya kebaikan sejati, tidak di tanah orang-orang pengecut ataupun di surga Tuhan yang maha besar, yang menaburkan penderitaan di mana-mana, hanya supaya kita bisa menghabiskan seluruh hidup kita memohon-mohon padanya untk melepaskan kita dari yang jahat (62)
”bagaimanapun kau datang ke Viscos untuk belajar mengenai sifatmu sendiri, untuk mencari tahu apakah kua baik atau jahat”(87)
Tragedi selalu terjadi, dan tak ada yang bisa kita lakukan untuk menjelaskan kejahatan yang telah menanti kita. ” baik itu tidak ada: kebaikan hanyalah satu dari sekian banyak wajah teror” (111)
Mereka jahat karena mereka memilih pengalaman pribadi menjadi jahat, dan sekarang mereka ingin meneruskannya kepada sesama mereka, dalam lingkarang pembalasan dendam yang abadi. (117)
Berta mengusap kepala Chantal. Ia merasakan baik dan jahat tengah bertempur sengit di dalam kepala itu. (130)
Jika baik akhirnya ingin menggerakkan hati orang-orang ini, jahat perlu mewujudkan diri terlebih dulu. (192)
”Kau tidak tahu apakah kebaikan itu. Kau diracuni kejahatan yang dilakukan terhadapmu, dan sekarang kau menyebarkan kejahatan itu di seluruh tanah kami.” (224)
Kalau ada satu orang saja yang menyelamatkan desa ini, dunia pun akan selamat, itu artinya harapan masih ada, kebaikan akan semakin dikuatkan, teroris akan menyadari kejahatan yang mereka lakukan, akan ada maaf, dan har-hari penderitaanya hanya tinggal kenangan pahit yang sanggup dihadapinya, dan mungkin ia dapat mencari kebahagiaan lagi. (226)
Baik dan jahat bertarung dihati mereka, sama seperti di dalam setiap jiwa yang ada di muka bumi ini. (246)
b.Aktif – pasif
Dari payung oposisi baik- jahat yang ada dalam novel The Devil and Miss Prym ini, tampil oposisi lain yang cukup kuat yaitu aktif –pasif. Oposisi ini terlihat cukup membantu untuk menunjang payung tersebut
Orang pertama yang diumpainya ketika ia berjalan kembali ke desa adalah seorang perempuan muda yang duduk di tepi sungai musiman yang hanya mengalir saat es mencair jauh di pegunungan. Maka ia mengahmpiri si gadis.
Aku bukannya ingin memperlihatkan Viscos. Aku ingin memperlihatkan sesuatu yang belum pernah kaulihat. (21)
Lelaki itu mangambil dahan, mematahkanya dan memberikannya kepada Chantal untuk dipakai menggali. (22)
Kau boleh saja memutuskan untuk menolak membantuku. Bila iu keputusanmu aku akan memberi tahu mereka bahwa aku telah memberimu kesempatan untuk membantu mereka, tetapi kau menolak. (33)
Ia menceritakan kisah demi kisah, yang disimak para pendengarnya dengan minat dan rasa segan yang dipenuhi kebencian atau, lebih tepatnya sikap tunduk tanpa nyali (53)
Lelaki itu memberikan pesan kepada chantal, namun ia hanya memasukkannya ke saku seolah tidak penting. (79)
”Malam ini aku akan melakukan apa yang kau minta”(87)
untuk ketiga kalinya semua orang di bar menoleh pada orang asing. Sekali lagi ia mengangguk. (105)
”kalian boleh menembak kalau mau, tapi karena aku tahu ini jebakan si orang asing, aku tdiak mau ikut terlibat” (241)
”seharusnya kau bersyukur atas semua yang terjadi, karena dengan menunjukkan emas itu padamu, aku tidak hanya memberimu kesempatan menjadi kaya, melainkan juga memaksamu untuk bertindak, untuk berhenti mengeluhkan segala sesuatu, dan mengambil sikap.” (244-245)
Semuanya hanya masalah pengendalian diri dan pilihan. Tidak kurang tidak lebih (247)
c.Individu – kelompok
Oposisi berikutnya yang mendukung oposisi baik – jahat dan sekaligus masih berkaitan dengan oposisi aktif – pasif adalah oposisi pribadi – kelompok. Memang tidak terlalu sering muncul, namun di dalam teks ada seperti:
”Aku pergi ke tempat terpencil dimana penduduknya memandang hidup dengan perasaan bahagia, damai dan pepenuh kasih sayang.”(29)
Viscos tidak cukup menarik perhatian siapapun selama lebih dari satu hari, apalagi orang sepenting dan sesibuk utusan dunia kegelapan. (13)
Chantal memutuskan akan menceritakan kisah itu nanti malam, di hadapan semua orang di bar.
”desa ini kelihatannya berubah” ujar berta. (67)
” Kau menggunakan orang lain untuk menyelesaikan konflikmu, tapi kau sendiri tidak mampu mengambil keputusan” (87)
”aku ingin kalian semua mendengarkan”
Semua orang memelototi Chantal, namun tak seorangpun bicara padanya. Dibalasnya tatapan mereka karena ia tahu, bagaimanapun, ia tidak dapat disalahkan. (169)
“kalian boleh menembak kalau mau, tapi karena aku tahu ini jebakan si orang asing, aku tdiak mau ikut terlibat” (241)
d.Pertanyaan - Jawaban
”Katakan saja aku orang yang sudah cukup lama mencari kebenaran. Akhirnya aku menemukan teorinya, tapi tidak pernah mempraktekannya” (27) “Aku menemukan bahwa jika dihadapkan pada pencobaan, kita selalu gagal.”
”Aku tidak sedang mencoba membuktikan mansia itu jahat. Aku justru ingin membuktikan bahwa tanpa sadar aku memang mengharapkan agar semua kejadian itu menimpaku. Karena aku ini jahat, aku ini sangat hina dan pantas menerima hukuman yang diberikan kehidupan padaku.” (156)
Bisakah kau memberikan jawaban itu sekarang?” (245)
“aku bisa memberikamu jawaban yang kau cari-cari, kalau saja waktu itu jawaban itu terpikir olehku”. (247)
Dari oposisi baik – jahat yang ditemukan sebagai payung dari novel The Devil and Miss Prym, dapat dikatakan makna yang ada dalam teks bergerak untuk membuktikan bahwa untuk mengetahui adanya kebaikan, seseorang tidak perlu melakukan kejahatan terlebih dahulu. Makna ingin mencounter apa yang tertulis dalam teks yaitu : Jika baik akhirnya ingin menggerakkan hati orang-orang ini, jahat perlu mewujudkan diri terlebih dulu (192). Semuanya hanya masalah pengendalian diri dan pilihan. Karena baik dan jahat selalu ada dalam diri manusia dan keduanya bertarung setiap saat. Pilihan siapa yang menang ada di tangan manusia untuk mengendalikan diri.
II.Refleksi
Novel ini menawarkan suatu transformasi dasariah nilai yang dipertaruhkan, yaitu bahwa: semua orang pada dasarnya jahat seperti apa yang tertulis dalam teks: ”Jika diberikan kondisi yang tepat manusia di muka bumi ini aka bersedia melakukan kejahatan.” Setiap orang biasanya akan terpengaruh ketika bertemu dengan harta dan kekuasaan. Semua akan mudah tergoda ketika ditawarkan keduanya, terlebih pria akan lebih cenderung memilih jahat bila bertemu dengan kedua hal ini ditambah dengan wanita.
Tesis Carlos menjadi mentah karena ada satu orang yang mengatakan tidak atas tawaran yang diberikannya. Kalau ada satu orang saja yang menyelamatkan desa ini, dunia pun akan selamat, itu artinya harapan masih ada, kebaikan akan semakin dikuatkan, teroris akan menyadari kejahatan yang mereka lakukan, akan ada maaf, dan har-hari penderitaanya hanya tinggal kenangan pahit yang sanggup dihadapinya, dan mungkin ia dapat mencari kebahagiaan lagi. Artinya semua manusia memiliki kemapuan untuk menolak yang jahat dan memilih yang baik, namun tergantung dari situasi dan disposisi seseorang.
Novel ini berbicara sesuatu yang aktual untuk kehidupan sehari-hari. Di tengah tawaran dunia yang bergitu banyak, ada yang baik dan jahat maka kita dihadapkan pada pilihan dan segala keputusan ada di tangan kita. Seperti dalam teks : Semuanya hanya masalah pengendalian diri dan pilihan, Tidak kurang tidak lebih. Manusia menjadi tuan atas dirinya ketika ia mampu mengedalikan diri dan membuat keputusan atas pilihan yang disodorkan kepadanya.
Setiap manusia tidak pernah lepas dari baik dan jahat, keduanya selalu ada dan berjalan besama dalam kehidupan manusia secara bersama. Baik dapat menjadi lebih besar dari jahat, namun pada saat tertentu jahat juga dapat menjadi lebih besar dari baik. Terkadang baik dan jahat yang berjalan di samping diri kita juga dipengaruhi oleh faktor dan orang lain yang ada di sekitar kita. Namun semua tegantung pada pilihan yang dibuat oleh setiap manusia.
Tawaran ini menuntut kesadaran untuk menentukan suatu nilai yang hendak diperjuangkan, dicapai, menyusun prioritas, dan akhinya mengambil suatu tindakan dengan segala risiko dan akibat yang akan timbul dari pengambilan keputusan. Dalam permenungan dan masa mempertimbangkan sebuah keputusan inilah, apa yang disebut roh baik danroh jahat bertempur dan menuntut si pelaku untuk mengambil sebuah keputusan dengan meniadakan keputusan yang lain. Sebuah keputusan yang diambil berarti meniadakan pilihan keputusan yang lain.
Analisis Hermaneutika Paul Ricoure
Kategori:
1.Terpatrinya wacana dalam tulisan
2.Objektivasi melalui struktur Terlihat dalam analisa Struktural (halaman 5)
3.Dunia baru yang dibuka/ pesan utama teks Dalam analisa semantik langkah ke empat (halaman 9-10)
4.Pemahaman diri/ apropriasi
a.Kritik ideologi
Dalam novel The Devil and Miss Prym, ditonjolkan sebuah pergulatan antara memilih antara yang baik dan jahat. Dalam novel ada pandangan yang mengatakan bahwa manusia pada hakekatnya adalah jahat, namun di sisi lain ada juga yang berpendapat bahwa manusia itu baik. Namun pasti manusia akan memilih berpihak pada yang jahat ketika mendapat tawaran pas. Sepertinya harta dan kekayaan akan memuaskan semua manusia sehingga akan didapatkan dengan cara apapun
Pandangan seperti ini sedang marak dalam masyarakat. Banyak orang yang percaya bahwa dengan harta semuanya dapat dibeli bahkan kebaikan dan moralitas seseorang atau kelompok. Contoh yang jelas adalah praktek suap dan korupsi seakan mengafirmasi semua urusan akan beres ketika ada uang. Semuanya dapat diukur dengan materi. Hal ini tidak benar, karena dalam hidup ada hal yang tidak dapat diukur dengan materi seperti cinta, kesetiaan, kejujuran, dll
b.Dekonstruksi
Kejujuran, cinta dan kesetiaan adalah contoh hal-hal yang tidak dapat diukur dengan materi. Apabila cinta seorang ibu yang telah mengandung selama semilan bulan, merawat, membesarkan dan mendidik seorang anak diukur dengan materi, maka setiap orang di dunia ini masing-masing berhutang kepada ibunya masing-masing sebesar nominal yang sudah dikeluarkan. Dapat dibayangkan kalau itu terjadi, maka yang tidak memiliki hutang adalah mereka yang tidak pernah dilahirkan dan hidup di dunia.
Mungkin ada yang mengatakan bahwa kejujuran dan kesetiaan jaman sekarang mudah untuk dibeli dan diukur dengan harta? Namun apakah benar? Apakah semua orang benar-benar begitu? Bagaimana dengan suami yang setia mendampingi istrinya yang sakit selama bertahun-tahun? Bagaimana dengan mereka yang memiliki komintmen untuk hidup sendiri dan setia melayanai orang lain tanpa imbalan apapun?
Tidak semuanya dapat dibeli, diukur dan di tukar dengan harta da kekayaan. Harta dalam bentuk benda dapat dimakan ngengat dan karat. Maka yang baik untuk dimiliki adalah harna yang non fisik yang tidak dapat dimakan ngengat dan karat. Salah satunya adalah hati. Karena hati adalah kekayaan yang tidak ternilai dan tidak habis dimakan waktu.
c.Analogi permainan
Ketika sesuatu harus diperjuangkan entah itu sesosok pribadi atau keyakinan maka apapun akan dilakukan. Semuanya akan dikorbankan untuk mendapatkan yang diinginkan dengan cara apapun seperti terungkap dalam bait-bait berikut:
Ketika kuhadapi kehidupan ini
Jalan mana yang harus kupilih.
Kutahu ku tak mampu, ku tau ku tak sanggup.
Hanya kau Tuhan tempat jawabanku
Akupun tau ku tak pernah sendiri
Sbab Engkau Allah yang menggendongku
Tanganmu membelaiku cintamu memuaskanku
Kau mengangkatku ke tempat yang tinggi
JanjiMu seperti fajar pagi hari.
Dan tiada pernah terlambat bersinar
cintamu seperti sungai yang mengalir
dan ku tau betapa dalam kasihMu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar